GTM dan Diet Mama (2)
Lalu bagaimana hubungannya GTM si kecil dengan diet mama ?
Ingat-ingat waktu anda hamil dulu, berat badan anda naik berapa kilo ? Dan, apa sekarang sudah kembali seperti semula ? Kalau belum, anda bisa mencoba diet ala mamadisini, sekaligus mendampingi anak anda yang GTM.
1. Karena anda makan bersama dengan anak anda, usahakan jangan makan makanan yang terlalu berbumbu atau pedas. Anda tentu tidak ingin anak anda sakit perut setelah mengacak-ngacak dan memasukkan sejumput makanan dari piring anda ke mulutnya kan ? Jadi, kurangi garam, dan terutama : msg ! Kalau masakan lebih hambar, tentu anda tidak bernafsu makan lebih banyak kan ?
2. Kunyah mama ! Kunyah ! Menyuapi anak anda, memberi anda waktu untuk mengunyah makanan sebelum anda memasukkan sesendok berikutnya.
3. Tambahkan satu masakan sayuran di meja anda. Bisa salad, sup, atau tumis sayuran. Yang penting ada tambahan serat pada makanan anda. Anda tidak bisa mengharapkan si kecil suka sayur, kalau dia tidak pernah melihat sayuran pada menu makanan anda kan ?
4. Ngemil buah bersama si kecil. Kalau merasa lapar sebelum waktu makan, kenapa tidak makan buah segar ? Sepotong buat anda, dan sepotong untuk si kecil.
5. No gorengan day. Artinya, hari tanpa masakan yang digoreng deep fry. Lupakan ayam goreng, perkedel, peyek, dan segala macam gorengan lainnya. Masih banyak lauk enak yang dimasak dengan cara rebus atau kukus kan ? Kalau terpaksa, boleh lah tumis dengan minyak sesedikit mungkin. Coba tetapkan satu hari dalam seminggu untuk jadi no gorengan day. Kalau sukses, tambahkan jadi dua hari seminggu. Kalau perlu, lima hari seminggu. Selain lebih sehat, anda juga menghemat pengeluaran untuk minyak goreng loh.
6. Mau bikin kue untuk anak ? Coba kurangi sesendok gula dari apa yang tertulis di resep. Lebih baik lagi kalau kuenya berbahan buah atau sayur seperti banana cake, muffin wortel, atau fruit pie. Tapi mama jangan keterusan ngicip banyak-banyak yah…
Yang tidak bisa dilupakan dalam berdiet adalah olah raga. Tapi sebagai ibu rumah tangga yang harus mengerjakan seabrek tugas rumahan, belum tentu anda punya waktu dan anggaran untuk pergi ke gym. Tapi, anda bisa mencoba hal berikut :
1. Don’t let tukang sayur come to you. Berjalan kakilah membeli sayur di tukang yang jaraknya cukup jauh dari rumah anda. Kalau tukang sayur berjarak 10 menit jalan kaki, belanja bolak balik lumayan membuat anda berkeringat loh.
2. Temani anak anda berjalan-jalan di pagi atau sore hari. Bisa ke taman atau lapangan di sekitar rumah, atau hanya keliling pekarangan. Menemani si kecil berlari-lari cukup melelahkan juga.
3. Si kecil sudah tidur ? Sambil nonton TV, kenapa tidak coba senam ringan ?
4. Kalau rumah anda memiliki tangga, coba tambah satu kali naik turun tangga setiap hari.
Jangan kira dengan menjadi ibu rumah tangga, body anda boleh dibiarkan melar. Kalau badan tetap kencang, suami juga makin senang kan ?
